Lensa yang Bagus untuk Foto Malam Hari | Blog Banten Kamera

Lensa yang Bagus untuk Foto Malam Hari

Lensa yang Bagus untuk Foto Malam Hari
Foto: Austin Area Photo
Kamera DSLR dan Mirrorless merupakan jenis kamera yang populer saat ini, jenis kamera ini mempunyai kelebihan yang dimana lensanya bisa digonta-ganti dengan jenis lensa yang diinginkan.

Dengan begitu pastinya bisa menghasilkan gambar yang maksimal, tanpa proses editing yang lama.

Misal saja untuk pengambilan foto dengan jarak yang jauh, maka sudah tersedia lensa tele, lensa ini mempunyai zooming di atas 50mm, misal 55-250mm, 75-300mm. Begitu pula untuk mengambil wide atau lebar, maka sudah tersedia lensa wide seperti 10-18mm.


Banyak sekali pilihan lensa sekarang ini, bukan hanya dari range, tetapi dari bukaan atau aperture juga mempengaruhi lensa yang digunakan. Ketika menggunakan lensa dengan bukaan besar, maka penangkapan cahaya diwaktu minim bisa diatasi.

Seperti pengambilan objek atau foto malam hari, maka disarankan menggunakan lensa dengan bukaan yang besar, dengan begitu akan minimalisir noise.

Banyak pilihan lensa dengan bukaan besar, begitu pula untuk foto malam hari, dan berikut ini Banten Kamera membaca secara lengkapnya yang pastinya bisa membantu kamu menentukan pilihan lensa yang cocok untuk foto di malam hari.

Lensa untuk Foto Malam Hari

Lensa Dengan Bukaan Besar atau Angka F Kecil
Lensa Dengan Bukaan Besar atau Angka F Kecil
Foto: Discover Digital Photography

Ketika menggunakan kamera di malam hari, maka rekomendasi pertama gunakanlah lensa dengan bukaan yang besar. Karena dengan menggunakan lensa dengan bukaan yang besar, maka cahaya yang masuk semakin banyak.

Penggunaan lensa dengan angka seperti F/1.4, F/1.8, F/2, maka penggunaan ISO sensitifitas cahaya bisa di angka kecil, hasil foto menjadi lebih tajam, tidak noise, dan pastinya terang.

Kelebihan lensa dengan bukaan besar selain bisa menghasilkan foto terang, juga dapat menghasilkan foto jauh lebih blur atau fokus di depan blur belakang.

Biasanya bukaan besar dengan angka seperti atas, biasanya terdapat pada lensa FIX atau Prime, itu artinya lensa ini tidak bisa digunaan zooming.

Lensa Dengan Fitur IS
Lensa Dengan Fitur IS
Foto: TechRadar

Dengan adanya fitur IS atau Image Stabilizer, maka getaran saat menggunakan shutter speed yang rendah bisa teratasi dengan adanya IS. Apalagi untuk foto malam hari yang minim penerangan, sudah pasti fokus lensa menjadi susah.

Dan penggunaan shutter speed di angka 1/60, 1/20, 1/10, atau lebih rendah lagi dibawahnya, bisa diatasi saat menggunakan lensa IS.

Lihat juga: Tips Agar Kamera dan Lensa Tidak Berjamur.

Sebagai tips tambahan, gunakan format foto RAW. Menggunakan format RAW bisa menyesuaikan white balance yang kita inginkan, sehingga bisa menyesuaikan tone atau warna yang tajam pada hasil fotomu.

Memilih lensa tidak sembarangan memilih begitu saja, tapi harus menyesuaikan dengan kebutuhan yang kamu inginkan. Jika kamu sering foto malam hari atau membutuhkan hasil foto yang bokeh atau blur fokus, maka gunakan pilihan lensa di atas.
Bagikan:

Berlangganan untuk email update gratis:

Artikel Terkait:

  • Apa itu FOG pada Lensa Kamera?Fog umum sekali terjadi bagi kamu yang tinggal atau tengah berada di daerah pesisir ataupun daerah tropik. Fog pada lensa terjadi karena udara yang lembab di suatu ruangan maupun suatu daerah. Cegah terjadinya fog itu sangat penting, baca penjelasannya disini.
  • Cara Memperbaiki Lensa Error Kamera CanonTidak menutup kemungkinan akan terjadinya error pada suatu lensa, penyebabnya pun beragam. Kalau sudah begini kita harus tahu cara megatasinya, lihat artikel ini untuk tahu cara mengatasinya.
  • Cara Menghindari Timbulnya Jamur pada Lensa KameraJika membicarakan soal jamur, maka kamu tentu perlu mengetahui apa hal yang dapat menyebabkan datangnya jamur tersebut, untuk itu lihat lah ulasan berikut ini.
  • Ciri-ciri Lensa Kamera yang BerjamurLensa sangatlah berperan penting bagi kamera, karena jika tidak ada lensa kamera tidak dapat berfungsi. Jadi rawat lah lensa agar tidak terjadi kerusakan, seperti berjamur atau Autofokus yang mati. Berikut adalah ciri-ciri lensa kamera yang berjamur.
  • Penyebab Diafragma Lensa Kamera RusakLensa yang tidak dirawat dengan baik, pastinya akan berdampak pada kerusakan. Salah satu contoh kerusakannya adalah pada bagian diafragma lensa. Berikut merupakan penjelasan dan solusi terbaik untuk servis kamera!